PELUANG DARI BISNIS STIKER DINDING

Rupiah dari stiker dinding

Peluang mendulang rupiah dari bisnis stiker dinding

Peluang binis stiker dinding masih menjanjikan. Itu juga yang mendorong PT Suryapratama Agung Persada menawarkan kemitraan dengan merek Digiwall. Paket investasinya mulai Rp 89,7 juta-Rp 126,3 juta. Estimasi omzet bulanan mulai dari Rp 24 juta hingga 40 juta. Penggunaan stiker dinding atau wall stikers sedang menjadi tren di Indonesia. Stiker dinding diminati karena merupakan salah satu cara mudah untuk mempercantik ruangan, baik di rumah, apartemen, hotel, atau restoran.

Tingginya penggunaan stiker dinding ini medorong PT Suryapratama Agung Persada menawarkan kemitraan. Berdiri tahun 2011, usaha stiker dinding dengan merek Digiwall ini mulai menawarkan kemitraan awal tahun ini. Saat ini mitra usaha Digiwall sudah ada dua di Tasikmalaya dan Makasar,” kata Stella Hiusnandar, pemilik PT Suryapratama Agung Persada yang berlokasi di Jakarta Barat. Ia mengklaim bisnis stiker dinding ini cukup menjanjikan. Belum banyak pemain yang serius menggarap pasar usaha ini. Mitra usahanya di daerah bisa untung besar karena tidask ada kompetitor sama sekali.

Dalam kerjasama kemitraan ini, Digiwall menawarkan dua paket kemitraan. Pertama paket dengan biaya investasi Rp 89,7 juta. Dengan investasi sebesar itu, mitra akan mendapatkan satu buah mesin cetak pigment, enam botol  pewarna, satu set komputer, 20 set catalog gambar, 10 set catalog stempel bahan, dan dua rol kertas dinding. Selain itu juga ada pelatihan membuat desain gambar buat stiker. Stella menargetkan, omzet mitra yang mengambil paket ini sebesar Rp 24 juta per bulan. Dengan laba 30%, mitra bisa balik modal dalam waktu setahun.

Kedua, paket Rp 126,3 juta. Bedanya dengan paket pertama hanya terletak pada mesin. Dalam paket ini, mitra akan mendapatkan mesin cetak eco solvent. “Sejauh ini mitra banyak yang mengambil paket kedua karena lebih cepat balik modal. Estimasi omzet mitra yang mengambil paket ini Rp 40 juta. Dengan laba 30%, mitra balik modal dalam jangka waktu satu tahun. Stella bilang, perbedaan mesin pigment dengan eco solvent terletak pada kualitas cetak yang dihasilkan. Mesin pigment digunaka untuk khusus mencetak stiker dinding di dalam ruangan. Sebab, stiker hasil cetak mesin initidak tahan air.

Sementara, mesin eco solvent bisa mencetak stiker dinding yang tahan lama dan tahan air, sehingga bisa dipasang du luar ruangan. Harga jual stiker pigment di banderol Rp 122.000 untuk ukuran 1 meter x 3 meter. Sementara stiker eco solvent bisa mencapai Rp 300.000 untuk ukuran sama. Daya tahaun stiker dinding ini bisa mencapai tiga tahun. Pietra Sarosa, pengamat waralaba dari Sarosa Consulting menilai, prospek bisnis stiker memiliki peluang untuk berkembang, seiring meningkatnya kebutuhan akan ruangan yang khas dan unik melalui wallpaper. Namun pangsa pasar usaha ini masi terbatas di kota-kota besar. Target konsumennya juga masih terbatas di kalangan menengah atas seperti perumahan menengah, perkantoran, tempat usaha, maupun untuk acara-acara tertentu.

Digiwall (Graha Arteri Mas No 60-61, Jl Panjang No 68 Kedoya Jakarta Barat, Hp:08582121721)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s