Menjajaki Tawaran Kemitraan D-Kebab

GambarKebab merupakan makanan ringan asal timur tengah yang sudah populer di indonesia. Terbukti memiliki pasar, bisnis kebab pun ramai kedatangan pemain baru. Salah satu yang turut meramaikan adalah Khalil Rahman, penguasaha asal Klender, Jakarta Timur. Terjun ke bisinis kebab tahun 2009, Khalil mengusung merek dagang D-Kebab. Tahun 2010, ia resmi menawarkan kemitraan usaha. Saat ini, D-Kebab telah memiliki 40 cabang.Lima diantaranya milik sendiri dan sisanya milik mitra yang tersebara di Jabodetabek, Bandung, Kebumen dan Lampung.

Selain kebab, juga tersedia pilihan menu lain, seperti burger, hotdog, maryam, dan roti cane dengan harge mulai Rp 8000-Rp 12.000 per porsi. “Harga makanan yang kami jual lebih murah dibandingkan yang lainnya, tapi kualitas rasanya tetap enak,” ujarnya. Dalam kerja sama kemitraan. Khalil menawarkan dua paket investasi, yakni Rp 7 juta dan Rp 15 juta. Untuk paket 7 juta, mitra akan mendapat peralatan membuat kebab dan bahan baku awal senilai Rp 300.000. Dalam paket ini, ia menargetkan minimal omzet Rp 200.000 perhari. Mitra di janjikan balik modal sekitar delapan bulan

Sementara untuk paket investasi Rp 15 juta, mitra akan mendapatkan gerobak, peralatan membuat kebab, dan bahan baku awal senilai Rp 300.000 per hari. Mitra diperkirakan balik modal sekitar enam bulan. Dari pengalaman selama ini sudah ada mitra yang omzetnya rata-rata Rp 700.000 – Rp 1 juta per hari.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s